Jumat, 30 April 2010

Bapak, Ayah, papa, pipi, papi, abah, ebez, pak'e, dady....

 Repost dari temen di Fb!!!
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Matarmaja, Potret Nyata Indonesia!

tak usah lah kau pergi ke warnet untuk mencari tahu kondisi bangsa, tak usah lah baca buku tebal untuk tahu sejauh mana kondisi masyarakat kita. tak usah lah berdiskusi panjng lebar membicrakan nasib masyarakat kita. cukup dengan naik kereta ekonomi, semuanya tersaji.. Realitas bangsa dan kondisi masyrakatnya.. dari yang paling mengharukan hingga yang paling menyebalkan.

Rabu, 28 April 2010

Ekowisata petungkriyono

    Pekalongan, merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah dengan berbagai keragaman wisatanya. selain wisata batik, Pekalongan juga mempunyai beragam wisata alam, salah satu ragam wisata tersebut adalah wisata alam petungkriyono. Kecamatan petungkriyono merupakan suatu daerah yang memiliki karekteristik alam yang masih alami, landscape alam dan budaya yang unik, petungkriyono terletak di sisi utara dataran pegunungan dieng (Dieng plateu), yang secara posisi geografis merupakan dataran penghubung antara jalur utara dan selatan di pulau jawa.

Pesta Kembang Api Mewarnai Puncak Hari Jadi Pekalongan

PEKALONGAN - Puncak peringatan Hari Jadi Ke-104 Kota Pekalongan yang digelar Sabtu malam (24/4) berlangsung cukup meriah. Acara ini diselenggarakan oleh panitia Pemkot dan Dewan Kesenian setempat di Lapangan Mataram.

Karnaval Budaya di Harlah Kota Pekalongan

PEKALONGAN - Ribuan warga Kota Pekalongan mengikuti karnaval budaya di sepanjang jalan protokol, Selasa (27/4). Acara itu digelar dalam rangka memeriahkan Hari jadi Kota Pekalongan ke-104.
Karnaval Budaya yang digelar untuk memperingati hari jadi Kota Pekalongan ke 104  dimulai dari Pendopo Kabupaten Pekalongan, acara itu diikuti oleh ribuan warga Kota Pekalongan dari semua kalangan baik dari pejabat dan kalangan biasa

Selasa, 27 April 2010

Pentingnya Blogwalking

Bagi para blogger, pastinya udah nggak asing dengan istilah ini. tapi kali aja ada beberapa teman kita yang nggak begitu tahu terutama para blogger pemula, jadi silahkan baca ulasan singkat ini....
blogwalking adalah aktivitas seseorang (umumnya blogger) mengunjungi blog orang lain, simpelnya blogwalking adalah berjalan-jalan dan meng-explor blog orang lain, memberi komentar atau sekedar mengisi shoutbox.
Aktifitas blogwalking tidak bisa terlepas dari para blogger, bahkan menurut saya blogwalking adalah kewajiban bagi para blogger. mengapa wajib??? banyak manfaat blogwalking, yang pastinya menguntungkan kita dan blog yang kita tengok. ini dia menfaat blogwalking:

Senin, 26 April 2010

The Big Turning Point in My Life

"My life’s changing everyday in every posible way"
weits, bagus kan kalimatnya, he... itu lirik lagunya cranberris, lagu rada jadul. 
Setiap tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, atau bahkan detik, kehidupan seseorang pasi berubah, begitupun kehidupan aku sekarang. Ada banyak hal yang mempengaruhi perubahan itu, atau justru perubahan itu yang mempengaruhi banyak hal. Mungkin itu yang disebut cause and effect dalam sirkulasi kehidupan. Tapi yang menjadi pertanyaanku sekarang cuma satu, namun dari satu pertanyaan itu akan muncul anak-anak pertanyaan lain yang membentuk rantai pertanyaan, hemmm... yups confusing.
here is d queston:
                “what’s d big turning point in your life???”

Benarkah Indonesia The Lost Atlantis?

Tadinya aku nggak begitu berminat dengan dongeng adanya negeri yang hilang ribuan tahun silam sebelum masehi. Negeri besar sebagai awal mula peradaban dunia. Tapi begitu mendengar ada penelitan yang mengungkap bahwa negeri yang hilang itu (Atlantis) berada di nusantara, banyak pertanyaan yang tiba-tiba muncul. naluriku sebagai manusia yang serba ingin tahu mencuat ke permukaan, apalagi naluriku sebagai manusia Indonesia, benar-benar tergelitik!

Minggu, 25 April 2010

24 Kriteria Atlantis

Di bawah ini saya kutipkan 24 syarat Atlantis (di mana saja di seluruh dunia) hasil kesepakatan para peneliti Atlantis dari 15 negara yang berkumpul di Pulau Milos, Yunani, dari 11 hingga 13 Juli 2005. Mereka bertukar pikiran mengenai keberadaan Benua Atlantis.
Selama konferensi dengan judul “Hipotesis Atlantis – Mencari Benua yang Hilang”, para spesialis dalam bidang arkeologi, geologi, volkanologi dan ilmu-ilmu lain memperesentasikan pandangannya tentang keberadaan Atlantis, waktu menghilangnya, penyebabnya, dan kebudayaannya.

Sabtu, 24 April 2010

Berani Menerima Kekalahan

Berawal dari permainan dakon, jadi terinspirasi untuk nulis tema ini.
Semalam suntuk nggak ada kegiatan yang bermanfaat, alias wasting time. Semuanya berasa membosankan dan tidak menggairahkan. Untung teman satu kos (Yeni, red) ada yang punya permainan dakon, di beberapa daerah ada yang menyebutnya permainan congklak. Sesekali boleh lah kembali ke masa kecil, bukan karena masa kecil kurang bahagia, justru karena amat sangat bahagia, jadi wajar dong kalau ingin mengulangnya, :-)

Jumat, 23 April 2010

Abon Mete

    Jambu mete (Anacardium occidentale Linn.) merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari Brasil Tenggara. Tanaman ini dibawa oleh pelaut Portugis ke India 425 tahun yang lalu, kemudian menyebar ke daerah tropis dan subtropis lainnya seperti Bahana, Senegal, Kenya, Madagaskar, Mozambik, Srilangka, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Jambu Mete merupakan salah satu komoditi perkebunan yang penting dalam pembangunan sub sektor perkebunan antara lain untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun sebagai komoditi ekspor penghasil devisa negara.

Kemasan Plastik

Plastik merupakan senyawa polimer yang dibuat dari berbagai bahan-bahan kimia. Zat-zat kimia yang berbahaya ini dapat bermigrasi ke dalam makanan atau minuman, banyaknya zat kimia yang bermigrasi akan semakin meningkat dengan meningkatnya suhu. Zat kimia berbahaya ini untuk selanjutnya dapat masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Efeknya baru akan terasa bila digunakan secara kontinu dan dalam waktu lama. Biasanya pada produk plastik dicantumkan simbol atau kode sebagai petunjuk bagi para pengguna. Plastik dapat dikelompokkan tergantung dari banyak hal. Namun biasanya pengelompokkan plastik didasarkan pada jenis polimer backbone-nya, apakah itu polivinil klorida, polietilen, polimetil metakrilat, poli uretan, dan sebagainya. 

Edible Packaging

Pengemasan adalah salah satu bagian terpenting dalam penanganan produk buah-buahan, sayuran, dan makanan lain. Fungsi dari kemasan adalah mencegah atau mengurangi kerusakan, melindungi produk dari dari kontaminasi,  selain itu pengemas juga berfungsi untuk mempermudah penyimpanan dan distribusi. Dari segi promosi pengemas berfungsi sebagai daya tarik pembeli. Keawetan dan konsistensi mutu suatu produk pangan, biasanya sangat dipengaruhi oleh kemasannya. Bahkan tak jarang, konsumen tertarik membeli produk yang dikemas secara baik. Sementara, kemasan yang saat ini banyak digunakan oleh para pengusaha dan pedagang adalah bahan yang terbuat dari plastik. Padahal seperti diketahui, plastik adalah salah satu bahan yang sulit di degradasi jika berada di alam. Sehingga penggunaannya menjadi tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu perlu adanya alternatif untuk kemasan yang ramah lingkungan dan aman untuk manusia.

Desain Kemasan

Dalam era globalisasi seperti sekarang ini,  situasi persaingan dalam pasar semakin tajam. “estetika” dapat berfungsi sebagai “perangkap emosional” yang sangat ampuh untuk menarik perhatian konsumen. Pertarungan produk tidak lagi terbatas pada keunggulan kualitas atau teknologi canggih semata, tetapi juga pada usaha untuk mendapatkan nilai tambah untuk memberikan emotional benefit kepada konsumen.

Kemasan

Kemasan adalah ilmu, seni, dan teknologi menutup atau melindungi produk dari distribusi, penimpanan, penjualan, dan pengunaan. Kemasan juga diterjemahkan sebagai desain proses, evaluasi, dan produksi dari bahan kemas. Kemasan dapat dideskripsikan sebagai sistem koordinasi dari barang pada saat transportasi , penggudangan, logistik, penjualan dan produk akhir pakai. Kemasan juga berfungsi sebagai pelindung,pengawet, transport , pemberi informasi dalam pejualan. Hal ini dapat diintegrasikan kepada pemerintah, pebisnis, institusi,industri , dan penjualan personal.

Minggu, 18 April 2010

Terlupakan

Purnama membingkai langit bumi
Tawarkan bingkisan senyum
Secerah mentari
Hinggga ayam menyambut shubuh
Dan matahari silaukan dunia
Senyuman belum sempurna
Menguap tinggalkan bara
Matahari merajai siang
Terlupakan

Tantangan Globalisasi

Persaingan global adalah kondisi yang tidak mungkin terelakkan. Di satu sisi globalisasi merupakan kesempatan apabila seseorang telah siap untuk menghadapinya. Namun di sisi lain globalisasi merupakan momok yang mengerikan apabila seseorang tidak mempersiapkannya dengan matang. Dunia kerja sering menuntut profesionalisme seseorang dalam melaksanakan tanggung jawab yang diembannya. Untuk menyongsong tantangan globalisasi tersebut dibutuhkan banyak kemampuan baik hard skill maupun soft skill. Hard skill saja tidak cukup untuk dapat berkompetisi dalam persaingan global yang sangat ketat.
            Perguruan Tinggi, sebagai elemen tertinggi di dunia pendidikan yang akan mencetak lulusan yang berkompeten di bidangnya, selama ini cenderung mempersiapkan mahasiswanya dalam bidang keilmuan (hard skill). Padahal dalam realita dunia kerja soft skill turut berkontribusi dalam membentuk karir seseorang, bahkan soft skill menjadi faktor dominan yang menetukan keberhasilan seseorang dalam meraih kesuksesan kerja. Ada beberapa kemampuan yang dikategorikan ke dalam soft skill, diantaranya adalah leadership, decision making, team work, public relation dan lobbying.
Peran soft skill sangat penting, dan tidak didapat secara langsung dalam perkuliahan sehari-hari ketika mahasiswa hanya duduk mendengarkan kuliah dosen. Upaya untuk meningkatkan kemampuan soft skill tersebut dapat diperoleh dengan aktif berorganisasi dan mengikuti beberapa kegiatan yang mendukung terbentuknya kemampuan-kemampuan tersebut seperti training, workshop, seminar dan lain-lain. jadi buat teman-teman yang masih hanya study oriented, berpikirlah kembali.

We are what we think

Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan, kurang lebih seperti itu arti judul diatas. Bagi teman-teman yang biasa mengikuti training motivasi, kalimat ini sering terdengar meskipun mungkin secara tekstual berbeda namun esensinya sama. Setiap pikiran, baik maupun buruk akan sangat berpengaruh pada setiap jengkal kehidupan kita. Pemikiran akan memberikan energi yang dapat mempengaruhi apa yang akan kita peroleh.
Seringkali di luar kesadaran kita, kita menjadi seperti apa yang kita pikirkan. Oleh karena itu berpikirlah positif. Berpikir positif memiliki dampak dan pengaruh besar dalam kehidupan seseorang. Saat kita mulai berpikir positif, kekuatan besar datang mengimbangi cara berpikir kita untuk tetap melakukan hal-hal baik dengan cara yang baik. Dengan berpikir positif, kita akan terhindar dari dampak kehidupan yang buruk. Kita akan berpikir  untuk hal-hal yang baik dan menyenangkan, dan tentu saja semuanya akan berimbas pada setiap aspek kehidupan kita. Sebagai tamabahan, “Tuhan (Allah) itu mengikuti prasangka hambaNya”. Jadi percayalah, bahwa kita adalah apa yang kita pikirkan, langkah awal menuju sesuatu yang baik adalah dengan berpikir yang baik mengenai diri kita.

Fermentasi Bioetanol Biji Durian

Proses Fermentasi merupakan salah satu rangkaian proses pada pembuatan Bioethanol. Bioetanol adalah etanol yang diproduksi dari bahan baku berupa biomassa seperti jagung, singkong, sorghum, kentang, gandum, tebu, bit, dan juga limbah biomassa seperti tongkol jagung, limbah jerami, dan limbah sayuran lainnya. Adapun bahan baku yang digunakan dalam pembuatan Bioethanol ini adalah biji durian. Hal ini dikarenakan adanya kandungan pati yang terdapat dalam biji durian.

CintaTak Harus Dengan Bunga

aku menapatkan cerita ini dari teman satu ksoku,
Renungan buat para istri, calon istri dan perempuan. untuk semua laki-laki di seluruh pelosok nusantara, cintailah cintamu dengan cara yang terindah...
baca baik-baik dan renungkan yah...!!!

Aku mencintai suamiku karena sifatnya yang semula dan aku begitu menyukai perasaan hangat yang muncul di hati ketika bersandar di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam alam perkenalan, dan dua tahun dalam alam perkawinan, harus aku akui bahwa aku mulai rasa bosan dan lelah dengan kehidupan berumahtangga dengannya dan alasan-alasan mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

Sabtu, 17 April 2010

Limbah cair

Limbah adalah suatu barang yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses – proses alam dan tidak atau belum mempunyai nilai ekonomi atau bahkan mempunyai nilai ekonomi yang negatif. Limbah merupakan sisa atau hasil samping dari proses produksi yang tidak dapat digunakan dapat berbentuk padat, cair, gas, debum getaran, dan kerusakan lain yang dapat menimbulkan pencemaran jika tidak dikelola dengan baik (Yani, 1999). Sedangkan menurut Soeriaatmaja (1981) limbah adalah zat yang merugikan, sesuatu yang dianggap tidak bernilai oleh manusia dan dalam jumlah melampaui batas optimum akan mengakibatkan perubahan pada alam serta lingkungan.

PROBIOTIK

Probiotik berasal dari kata probios, yang dalam ilmu biologi berarti untuk kehidupan. Probiotik adalah pangan yang  mengandung mikroorganisme hidup yang secara aktif meningkatkan kesehatan dengan cara memperbaiki keseimbangan flora usus jika dikonsumsi dalam keadaan hidup dalam jumlah yang memadai.
Probiotik adalah kultur tunggal atau campuran dari mikroorganisme hidup yang apabila diberikan ke manusia atau hewan akan berpengaruh baik karena probioik akan menekan pertumbuhan bakteri patogen yang ada di usus manusia/ hewan.
Probiotik adalah kultur (mikrobial) yang disajikan dalam keadaan hidup, jumlahnya banyak(lebih dari satu juta per gram), dan tetap hidup serta stabil dalam ekosistem usus. Atas batasan ini menegaskan bahwa bakteri yoghurt, yaitu Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus tidaklah termasuk bakteri probiotik karena tidak bisa lolos sebagai rintangan dalam saluran pencernaan (pH lambung 1.7) untuk tetep hidup di usus. Selanjutnya agar yoghurt tersebut mempunyai efek fungsional bagi kesehatan, harus ditambah dengan probiotik Lactobacillus acidophilus.
Probiotik adalah bakteri baik yang dikonsumsi harus dalam keadaan hidup dan mencapai saluran pencernaan dalam keadaan hidup dengan jumlah cukup untuk menunjang kesehatan tubuh. Berbeda dengan bakteri lain, probiotik dapat melakukan berbagai hambatan fisiologi, seperti asam lambung dan cairan empedu, sehingga dapat mencapai dan bertahan hidup dalam usus manusia. Di dalam usus, bakteri ini membantu meningkatkan kesehatan tubuh dengan cara mengaktifkan sel-sel kekebalan, meningkatkan jumlah bakteri berguna, menguragi jumlah bakteri merugikan.
Saat ini di Jerman probiotik didefinisikan sebagai mikroorganisme hidup yang mencapai saluran pencernaan dalam kondisi aktif, dalam jumlah yang cukup guna menghasilkan efek kesehatan yang positif. Syarat-syarat probiotik yang baik adalah tetap dalam keadaan yang hidup, daya untuk bertahan hidup ketika melalui saluran pencernaan dan manfaat kesehatan yang dapat dibuktikan.
Probiotik adalah bakteri yang mampu merontokkan aktivitas Shigella dysenteria dan kawan-kawannya. Probiotik adalah suplemen dalam makanan yang mengandung bakteri yang sangat menguntungkan.

Jenis Mikroorganisme Probiotik

Ø   Lactobacillus
Habitat adalah membran mukosa dari hewan atau manusia,tanaman, limbah, makanan terfermentasi misalnya susu asam, adonan yamg asam,dll.Contoh : Lactobacillus salivarius, Lactobacillus plantarum, Lactobacillus casei, Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus rhamnosus, Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus sporogonium, dll.
Ø   Bifidobacteria
Pertama kali diisolasi dari feses/kotoran bayi yang hanya minum ASI. Terdapat banyak sekali pada usus manusia atau hewan. Contoh : Bifidobacterium longum, Bifidobacterium infantis, Bifidobacterium bifidum,dll.
Ø   Saccharomyces
Merupakan satu-satunya probiotik dari golongan khamir. Sumbernya dari tanaman, makanan terfermenasi. Contoh : Saccharomyces boulardii, Saccharomyces cerevisiae Hansen CBS 5296
Ø   Lactococcus  dan Streptococcus
Sumber dari susu terfermentasi. Contoh : Lactococcus lactis NCDO 712, Lactococcus lactis streptococcus thermophilus, Streptococcus lactis.
Ø   Enterococci
Sumber dari usus manusia atau hewan(diisolasi dari feces). Contoh : Enterococci faecium SF68.

Manfaat Probiotik

Ø   Membantu menjaga kesehatan saluran system pencernaan
Ø   Membantu mencegah diare dan mempermudah buang air besar
Ø   Meningkatkan daya tahan tubuh
Ø   Mencegah kanker yaitu dapat menghilangkan bahan prokarsinogen dari tubuh dan mengaktifkan system kekebalan tubuh guna menunjang metabolisme tubuh
Ø   Menghasilkan bahan anti tumor, sebagai  bahan aktif anti tumor pada dinding sel Bifidobacterium infantis
Ø   Di dalam usus manusia Bifidobacteria  memproduksi berbagai vitamin yang secara mudah akan terserap ke dalam tubuh
Ø   Kemampuan memproduksi asam laktat dan asam asetat di usus akan menyebabkan usus menjadi asam dan akhirnya menekan pertumbuhan bakteri E. coli  dan Clostridium perfringens penyebab radang usus. Disamping itu mengurangi patogen dalam tubuh seta mengurangi penyebaran amonia dan amina
Ø   Membantu penyerapan laktosa (terutama untuk penderita lactose intolerant)
Ø   Menjaga keseimbangan mikroflora dalam tubuh
Ø   Mencegah penyalit kulit/eksim.

Bentuk Produk Probiotik

Ø   Sebagai  bahan baku produk pangan disebut starter probiotik yakni bakteri tunggal atau kumpulan bakteri yang ditumbuhkan dalam media pertumbuhan yang sesuai.
Ø   Sebagai produk pangan akhir yakni mengguanakan starter probiotik sebagai salah atu ingrediennya. Contoh : yoghurt, kefir, susu formula, suplemen, dll.

Kamis, 15 April 2010

Sego Megono dan Soto Tauto

ngomongin Megono dan Tauto, jadi inget sama ndesoku di pelosok pekalongan sana.
Sego Megono dan Soto Tauto, bagi sebagian orang mungkin masih asing dengan makanan ini. namun tidak bagi orang-orang yang berdomisili di Pekalongan dan sekitarnya. Soto Tauto dan Sego Megono adalah salah satu kuliner khas warisan kota batik Pekalongan, bagian kecil dari sekian banyak ragam kuliner nusantara.
Soto merupakan makanan berkuah khas Indonesia dengan kaldu daging dan sayuran yang ditambah dengan irisan daging baik ayam, sapi atau kerbau. dari ragamnya, hampir semua daerah memiliki soto dengan ciri khasnya masing-masing. Ada soto Betawi, Soto Lamongan, soto Makassar atau coto dan masih banyak lagi. Satu diantaranya adalah Soto Tauto atau bisany hanya disebut Tauto, yang menurut masyarakat setempat adalah gabungan dari kata soto dan Tauco. memang yang membedakan tauto dengan soto-soto daerah lain adalah bumbunya yang khas dan unik, tauco. aromanya juga khas tauco dengan kuah yang agak gelap. biasanya disajikan dengan lontong. daging yang digunakan pun bukan ayam atau sapi tapi babat kebo (kerbau).
lain halnya dengan megono, biasanya megono menjadi menu andalan untuk sarapan pagi. cocok banget dimakan sama tempe mendoan dan ikan asin. umunya dibungkus dengan daun pisang dan dijual saat masih mengepul atau baru mateng. Bahan dasarnya adalah nangka muda, orang-orang Pekalongan biasa menyebutnya Gori. Gori ini dicincang halus dan ditambah dengan kelapa yang udah diparut dan ditambah bumbu urapan atau bumbu kluban. komposisi tepatnya aku kurang tahu, karena secara pribadi aku nggak pernah membuat sendiri, hehehe...
pengen tahu rasa dari kedua makanan ini?? gurih dan muanteb. ada pedesnya, ada manisnya dikit, ada aroma rempah, campur aduk.baik soto maupun megono,  yang jelas uenak poll.
kalau ada yang pernah ke pelakalongan, pasti dimana-dimana banyak warung yang menyediakan megono atau tauto, mudah banget diketemukan dari sudut kota hingga ke pelosok desa. sayangnya, megono dan tauto ini susah untuk dicari di kota lain. hal ini sampai sekarang masih menjadi pertanyaan untuk aku pribadi. kenapa?? karena sate madura ada dimana-mana, bakso Malang yang mudah ditemin di seluruh kota , Coto Makassar bahkan sudah berkeliaran di seluruh Jawa. hemm.. mungkin daya saing orang pekalongan-nya aja ya yang kurang tinggi, atau emang daya urban mereka yang cenderung kecil bila dibandingkan masyarakat Madura, ah... yang jelas sekarang aku lagi pengen sarapan Megono dan makan Tauto

Sabtu, 10 April 2010

Negara Kelima (E.S Ito)


hampir dua minggu ngangur nentuin judul skripsi yang paling pas, tiap hari baca jurnal penelitian, browsing buat nyari ide, tapi tetap saj judul belum fix karena harus ganti lagi, sedikit menjenuhkan. untuk mengatasinya selingan novel adalah yang paling mujarab. berhubung lagi kere dan budget buat beli buku udah habis, jadi nggak mungkin kalau beli buku baru. perpustakaan!
aku menghampiri kamar Yeni, berada tepat di samping kamar kosku. aku minta tolong ke dia untuk meminjamkan novel di perpustakaan UIN, karena koleksi disana, baik buku referensi maupun novel jauh lebih update. perpustakaan UB?? ah bukunya rata-rata cetakan 80-an (bahkan aku belum lahir saat itu)
ada tiga Novel yaang Yenni pinjam, Negara Kelima adalah yang paling menarik diantaranya. karya anak bangsa E.S Ito.

biasanya sebelum membaca novel, aku sempatkan dulu membaca boigrafi penulis, tapi anehnya biografi penulisnya sangat ssederhana. biografi penulis tersederhana yang pernah aku baca. "Es Ito, lahir pada tahun seribu sembilan ratus delapan puluh satu. Ibunya seorang petani, bapaknya seorang pedagang." hanya itu yang tertulis di biografinya. so simple!
Negara kelima adalah novel sejarah Indonesia yang menghubungkan keberadaan Indonesia dengan Atlantis, terlepas dari percaya atau tidak bahwa nusantara (Indonesia) adalah Atlantis, novel ini cukup menarik. jalan ceritanya mengingatkan aku pada beberapa aksi kelompok separatis Indonesia bahkan sempat mengingatkan aku dengan aksi terorisme akhir-akhir ini. aku membayangkan jalan pikiran Nurdin M. Top dkk. yang mungkin sudah muak dengan kondisi Indonesia yang semakin terpuruk di usianya yang menua, sayangnya cara mereka tidak cukup baik untuk membuat sebuah perubahan yang baik.
Di novel ini jalan pikiran keparad (kelompok patriotik radikal) berlandaskan data historis bahwa nusantara dulunya adalah atlantis, negeri yang tenggelam. menurut mereka Indonesia bukan negara bekas jajahan tapi awal peradaban dunia. keparad berharap untuk membangun negara kelima di nusantara karena menurut mereka semangat Indonesia telah mati setelah berakhirnya kepemimpinan Soekarno-Hatta. rentetan pembunuhan berantai, kinerja polisi Timur Mangkuto mampu untuk sedikit merubah cara pandanganku ke polisi, hanya sedikit.
satu lagi yang menarik adalah pernyataan yang cukup kontroversial mengenai nenek moyang warga Minang. selama ini kita diajarkan bahwa Minang adalah keturunan Yunan, yang diyakini sebagai nenek moyang bangsa Indonesia. uniknya lagi Iskandar Zulkarnain yang menurut Tambo adalah leluhur warga Minang disamakan dengan Aleksander the great atau aleksander Agung. Minang keturunan Alkesander Agung??? mungkin pernyataan-pernyataan sejarah di novel ini harus dikaji ulang. yang jelas novel ini cukup menarik dan unik untuk dibaca.

Selasa, 06 April 2010

Banyuwangi Trip II

Glagah, Rumah Mbok Girang, 22.00

Keluarga Mbok Girang menyambut kedatangan kami dengan ramah, menyenangkan. Ada Ibu, bapak, Hasma sepupu Mbok gir, dan kakak mbok Gir yang namanya cukup unik mbak Melati Mekar Senja dan putrinya mbak Melati, Lila yang sudah terlelap. Setelah salim kepada mereka semua, aku segera masuk ke kamar mbok gir, merebah. Delapan jam di perjalanan dengan kereta ekonomi cukup untuk membuat badan pegal-pegal. Nyi pellet lebih parah, dia tepar. Sekitar 10 menit merebah, aku dan yang lain memutuskan untuk segera membersihkan diri, ganti pakaian, sholat dan istirahat. Karena ada dua kamar mandi, kami bergantian, nyi pellet dan Bikang dapat giliran pertama, disussul dengan aku.

Kamar mandinya lumayan bersih. Kehangatan keluarga dan kamar mandi yang nyaman adalah dua alasan utama untuk membuat aku nyaman di suatu lokasi yang baru. Udara Glagah panas dan gerah, airnya pun tidak sedingin air Malang. Kuberanikan diri untuk mandi. Byurrr, basuhan air cukup untuk menghilangkan kepenatan selama di perjalanan. Usai mandi perutku berasa bergoyang ria, berirama, untung tidak ada alunan musik dangdut, jadi perutku bergoyang santai. Karena di rumah orang, aku cukup tahu diri untuk tidak meminta makan, meskipun laparku menggila. Aku baru sadar bahwa terakhir makan nasi adalah sekitar 9 jam yang lalu, sebelum berangkat, sekitar jam 12 an, itupun hanya kumakan sebagian. Tak kuhiraukan cacing-cacingku yang meronta, lebih baik sholat Isya dulu dijamak dengan Maghrib yang tadi terlewat di kereta, jamak ta’khir.

Usai sholat aku berencana kembali ke kamar, tapi ternyata aku ditawaarin untuk makan. Alhamdulillah, Allah memberikan apa yang aku butuhkan lewat bakso yang ditawarkan oleh ibu mbok gir. Cihuy, aku makan dengan lahap, kubabat habis, bahkan kuahnya pun tak tersisa. Setelah makan, keluarga Mbok Gir, tepatnya bapak dan ibunya bergabung dengan kami, sedikit bercakap-cakap, dan karena melihat aura letih di wajah kami berempat, mereka mengijinkan kami untuk tidur.

Ranjang kamar mbok gir bisa memuat 4 orang sekaligus dengan posisi horizontal meskipun harus berdesakan, tidak masalah, tapi mbok gir memilih tidur dengan mbak melati mekar senja, entah karena memberikan ruang gerak kepada aku, bikang dan Nyi pellet atau karena ingin melepas rindu, aku tidak tahu.

Karena tidur bersama, aku menawarkan nyi pellet, memilih pinggir atau tengah, dia memilih pinggir dekat jendela, dan aku memilih pinggir dekat pintu, bikang mendapat jatah di tengah. Lampu segera kumatikan agar kualitas tidur lebih baik. Menjelang tengah malam, aroma malam khas pedesaan semakin merasuk di telangaku. Sayup-sayup aku mendengar orang membaca entah mantra entah apa, aku tidak tahu namanya, tapi dengan bahasa oseng. Semakin aku menajamkan pendengaran, aku semakin tahu itu bukan hanya suara orang malantunkan mantra-mantra oseng, tetapi diiringi dengan sejenis musik Jawa, agak mistis. Suara itu cukup mengganngu Nyi pellet. Dengan imajinasi Nyi pellet yang terlalu liar, membayangkan yang aneh-aneh, dari mulai setan hingga jaran kepang, dengan tiba-tiba dia merangsek ke tengah, diantara aku dan bikang, meminta bertukar posisi. Tak bisa kutahan, aku terbahak-bahak karenanya. Tak lama setelah itu, aku sudah pulas dan bahkan lupa mimpi apa yang menemaniku malam itu.

Terlambat Bangun Pagi

Terlambat bangun pagi bagiku sebenarnya bukan hal yang aneh, kebiasaan lama, tapi kali ini parah, meninggalkan sholat subuh, parahnya lagi, aku sedang berada di rumah orang!! Sudah dosa, malu pula. Sebenarnya aku terbiasa bangun antara jam lima menjelang jam setengah enam dan tidur lagi setelah shloat subuh. Tapi pagi ini aku dan yang lain bangun jam7, bayangkan jam7!! Matahari sudah setinggi galah, kalaupun sholat pastinya bukan sholat subuh, tapi dhuha. Haduh, Allah, maafkan hamba, mau tidak mau harus mengqodo’ sholat subuh. Tidak mau malu, aku dan teman-teman mengkambinghitamkan capek. Lima huruf yang cukup ampuh untuk meminta sedikit pengertian dan mengurangi sedikit rasa malu.

Mbok Gir menertawakan kendablekan kami bertiga.tapi sudahlah, apa boleh buat, nasi sudah menajdi bubur, tidak mungkin kan memutar ulang waktu. Kami bertiga keluar kamar, beres-beres, mandi dan makan. Usai semuanya, rencana awal, hari pertama di banyuwangi adalah menuju rumah mba Rima alias mak Erot, tapi melihat kondisi Nyi pellet yang kelelahan, kami menundanya. Hari pertama di Banyuwangi kami isi dengan duduk nyantai di ruag tamu dan bermain dengan Lila, keponakan mbok Gir. Menjelang Siang, di tengah keceriaan dan santai, tiba-tiba kami dikagetkan oleh rombongan orag sekampung Mbok Gir. Ada beberapa remaja putrid yang dirias dengan mengguankan pakaian adat, ibu-ibu yang berdanda menor, da bapak-bapak yang menabuh beberapa alat music, mereka juga memebawa beberapa makananan da nasi tumpeng. Selidik punya selidik ternyata mereka adalah rombongan yag menuju ke balai desa, ada acara grebek desa. Acara adat setempat. Tadinya pengen ke balai desa menyaksikan semuanya, tapi melihat gelengan lemah teman-teman akhirnya aku pasrah juga. Hari pertama di rumah gita kami lalui dengan biasa tapi menyenangkan, ditemani ddenga kevceriaan Lila.

Banyuwangi Trip I

hehehe, setelah sekian bula baru sempet posting serita ini, tragis!!!!

Tawang Alun, 25 Desember 2009

Bertepatan dengan hari natal bagi kaum Kristen, aku dan teman-temanku eks G38 melakukan tur ke Banyuwangi, mengunjungi tanah orang oseng. Aku yang asli Jawa tengah, Bikang dari Pandaan, Nyi pellet dari Turen dan Mbok girang yang asli Banyuwangi, tempat aku dan teman-temanku numpangJ disana. sebenarnya rencana awal berlima, tapi Ani dari tanah reog, Ponorogo, terpaksa menggagalkan misinya dengan berbagai alasan, dan memang kondisi fisiknya yang tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh. Sebenarnya aku juga agak bimbang dengan keputusanku berlibur, tapi aku takut mengecewakan teman-temanku, karena sudah kepalang basah berjanji dan mengiyakan bahwa aku bisa. Keraguanku Cuma karena satu hal, uangku mepet, tanggal tua (sebenarnya nggak berpengaruh, secara orang tuaku mentransfer uang bukan berdasarkan tanggal, tak beraturan, sesuai dengan kebutuhanku dan kemampuan mereka). Tapi akhir-akhir ini aku berusaha sehemat mungkin agar rencana menelusuri ujung timur pulau Jawa bisa terealisasi, menyaksikan sisa-sisa kerajaan Blambangan.

Berangkat dari kos G38 sekitar pukul 12.30 menuju statiun kota lama via angkutan umum AL (arjosari-Landungsari). Berdesak-desakan dengan banyak orang dan parahnya ada cowok yang duduk tepat di sampingku dengan aroma yang membuat aku nggak nyaman dan hampir muntah, prediksiku mengatakan bahwa baju yang diapakainya belum kering benar (padahal lagi nggak musim hujan, jarang-jarang banget lah pokoknya hujannya). Tau lah, nikmatin aja perjalanan ini, aku membatin.

Sepanjang perjalanan, pak supir cukup nyantai mengemudikan Angkutan biru yang kami tumpangi, melewati sumber Sari, di perempatan ITN belok kiri melewati Matos yang berdiri megah dan kokoh tapat di muka kampus UM di jalan veteran, kemudian melewati Unmer Pariwisata dan mealui jalan Ijen dengan kisah mistisnya dan boulevard-nya yang asri, sampai di bundaran tugu dan berhenti tepat di bekas warung-warung tenda yang sudah digusur oleh satpol PP, di seberang stasiun. Waktu itu jam di hp ku menunjukkan pukul 13.20. aku dan ketiga temanku segera menghambur ke loket dengan sedikit antrian dan langsung memasuki stasiun setelah tiket kereta sudah kami kantongi.

Kereta yang akan mengantar kami adalah kereta api Tawang Alun tujuan Malang Banyuwangi. Kereta api ekonomi dengan harga yang murah meriah. Dengan hanya membayar 20.000 ribu rupiah, kami dapat menikmati berbagai jenis musik live dari para musisi jalanan. Sekitar pukul 2 siang, akhirnya kereta datang juga, Nyi pellet yang baru pertama kali ini naik kereta kelihatan senang, tegang dan takjub, raut mukanya campur aduk, apalagi kalau menanggapi kekagetan-kekagetan Nyi pellet mengenai kereta, aku berasa sedang momong sepupuku yang baru bisa jalan, lucu, hihihi. Begitu dapat giliran masuk, aku langsung menerobos kerumunan orang di bibir kereta. Aku menemukan seat 3-3, itupun dengan penuh perjuangan dan berusaha segalak mungkin mengatakan kepada para penumpang yang berniat duduk di seat yang akan kami duduki. “maaf pak, ada orangnya, maaf bu ada orangnya!!” teriakku bersemangat. pasalnya, aku dan Nyi pellet lebih dulu memasuki kereta sedangkan bikang dan Mbok girang terdesak bersama kerumunan orang dan tertinggal di belaknag. Huhhh, berhasil juga, dapat tempat duduk, nyaman. aku, Bikang dan Mbok girang duduk sejajar, sedangkan Nyi pellet tepat duduk di haddapanku, bersebelahan dengan orang asing yang juga menuju ke Banyuwangi, lebih tepatnya Rogojampi. Belakangan aku tahu nama anak yang bersamanya adalah Dito, tanpa tahu nama ibunya, J.

Akhirnya di sela-sela hujan yang cukup deras, kereta pelan-pelan meninggalkan kota Malang. Mau tidak mau aku harus menutup jendela, menghindari percikan air hujan. Kereta yang penuh sesak dengan orang mudik semakin panas karena pertukaran udara semakin sedikit, kami berebut oksigen di dalam kereta. Begitu kereta sampai di Lawang dan mulai memasuki Pasuruan, hujan mulai reda, jadi jendela-jendela itu mulai terbuka dan membebaskan udara yang terjebak di dalam kereta.

***

Aku mulai bosan dan suntuk di dalam kereta yang merambat pelan. Ditambah lagi basah keringat yang bercucuran dan kebelet pipis yang menggila semakin menambah kejenuhan dan berasa ingin segera sampai. Makanan yang aku bawa dari Malang pun hanya tersisa bungkusnya, ludes. Berbagai penjaja makanan ringan pun mulai menggoda. Pertahananku untuk hemat jebol, aku dan teman-teman membeli beraneka macam makanan, dari telur puyuh, kerupuk rambak, hingga tahu petis yang semuanya kami habiskan dan tak tersisa.

Kebosanan terlupakan ketika aku menikmati makanan dengan panorama di skitar rel, tapi begitu makanan habis, aku mulai diam dan suntuk lagi. untungnya orang asing yang duduk di sebelah Nyi Pellet membawa serta anaknya yang bernama Dito. Keluguan, keceriaan, kelucuan dan semua hal khas anak-anaknya membuat aku terbahak-bahak dan cukup untuk membunuh kejenuhan yang tercipta. Bahkan perasaan iri ingin menjadi seorang ibu sempat menyusup dan segera kubuang jauh- juah, belum waktunya.

Hari beranjak malam, dan jalanan mulai gelap, aku tak bisa menikmati pemandangan di sekitar rela kereta api. Hanya ada gelap dan bisisng suara kereta yang beradu dengan rel. Kereta melewati pasuruan, Bangil, Probolinggo, Leces, Klakah, Lumajang, jember dan memasuki wilayah Banyuwangi sekitar pukul setengah Sembilan. Tapi stasiun tujuan kami terletak dua terakhir dari stasiun-stasiun yang dilewati Tawang Alun, jadi aku sampai dan turun dari kereta sekitar pukul 9. Hemmmmmmm……………… begitu mnginjakkan kaki dan keluar dari stasiun, aku terkaget-kaget, dalam hitungan jam dan diantarkan oleh sebuah kereta, aku sudah melintasi budaya yang berbeda, bahasa yang mereka gunakan adalah oseng, meskipun sedikit ada aroma Jawa tapi aku tak begitu memahaminya (Padahal ada yang bilang kalau Oseng adalah sebuah dialek jadi bahasanya tetap Jawa. Bahasa jawa dialek Oseng).

Perjalanan selanjutnya adalah perjalanan menuju rumah mbok girang. 3 saudara mbok girang menjemput aku dan rombongan dengan sepeda motor. Karena hanya ada tiga orang yang menjemput, mau tidak mau, harus ada yang dibonceng tiga. Pilihan jatuh ke mbok girang dan Nyi pellet, karena postur tubuhnya yangf lebih kecil dibandingkan aku dan bikang. Dengan bersepeda motor kami Membelah kota Banyuwangi di malam hari, sunyi, sepi, hanya ada sedikit kendaraan yang melintas di jalan.

semester terakhirku (amiiiiiiiiiiiiiinnnnn...............)

semester 8, moga aja menjadi semester terakhirku di TIP. banyak alasannya:
1. bosen
2. jenuh
3. suntuk
4. bete
5. intinya ma sama aja, hehehe..
hemmm, poin intinya sih sebenarnya bukan 5 alasan di atas, tapi.... karena memang sebisa mungkin aku harus memenuhi beberapa targetku di tahun ini, 2010 (H-2 tahun dari 2012, hiy...). lulus maksimal agustus, punya gawe yang mapan trus bantuin bapak dan ibu secara finansial.....

duniaku semester ini..
semester ini,. bisa dibilang adalah semester paling gak produktifku sepanjang masa menjalani proses Agroindustrial bachelor degree. Secara aku udah gak punya kelas (udah lulus semua dengan IPK ngepres alias pas bangeud), trus mau kursus bahasa asing (entah itu perancis, jerman atau itali, yang jelas pengen expert salah satu bahasa Uni Eropa) di Uppti udah telat daftar, jadi baru bisa bulan mei, kegiatanku y cuma bolak balik dosen, paling lama-lamanya 2 jam nungguin dosen kalau beliau gak datang-datang ya tinggal kabur aja, selebihnya aktifitasku cuma aktifitas kosan yang gak butuh energi ekstra: tidur, ngerjain skripsi sesaat, nonton tipi/ pilem, dengerin musik/ radio, amalan wajib harian (sholat maksudnya...), makan, beresin kamar, baca novel/majalah, maen k kamar temen, paling yang bikin capek aklau udah waktunya nyuci baju. kalau udah bener-bener suntuk baru windowshopping!!!!
bisa ngebayangin gak sih, satu bulan gak ada kegiatan yang seru terhitung dari tanggal 3 Maret 2010. duniaku semeseter 8 bener-bener ngebosenin, gak ada tantangan. tantangannya cuma satu: nuntasin skripsi trus lulus, just it!!! parahnya lagi udah lama aku gak ngikut kompetisi penulisan, jadi otakku bener-bener vakum selain mikirin skripsi. oh my gosh, konsekuensinya bobotku makin hari makin naik aja, ajegile.... semoga masa-masa ini segera berakhir..... dan hidupku kembali berwarna (harusnya aku sendiri ya yang mewarnai hidupku)....

CN: kalau ada yang lagi ngerjain skripsi, dijamin bete deh kalu gak punya kegiatan lain, sebelum bt itu dateng, mendingan nyari aktifitas yang bikin idup kamu lebih idup...

Kompos

Fermentasi Kompos
Menurut Yuwono (2002), Kompos merupakan istilah untuk pupuk Organik buatan manusia yang dibuat dari proses pembusukan sisa-sia buangan makhluk hidup (tanaman maupun hewan). Chaky (2009) menambahkan bahwa kompos adalah pupuk yang dibuat dari sampah organik seperti sayuran, daun dan ranting serta kotoran melalui proses degradasi/penguraian oleh mikroorganisme tertentu. Kompos berguna untuk memperbaiki struktur tanah dan menyediakan zat makanan yang diperlukan tumbuhan, sementara mikroba yang ada dalam kompos dapat membantu penyerapan zat makanan yang dibutuhkan tanaman.