Jumat, 23 April 2010

Kemasan

Kemasan adalah ilmu, seni, dan teknologi menutup atau melindungi produk dari distribusi, penimpanan, penjualan, dan pengunaan. Kemasan juga diterjemahkan sebagai desain proses, evaluasi, dan produksi dari bahan kemas. Kemasan dapat dideskripsikan sebagai sistem koordinasi dari barang pada saat transportasi , penggudangan, logistik, penjualan dan produk akhir pakai. Kemasan juga berfungsi sebagai pelindung,pengawet, transport , pemberi informasi dalam pejualan. Hal ini dapat diintegrasikan kepada pemerintah, pebisnis, institusi,industri , dan penjualan personal.
Fungsi paling mendasar dari kemasan adalah untuk mewadahi dan melindungi produk dari kerusakan-kerusakan, sehingga lebih mudah disimpan, diangkut dan dipasarkan. Secara umum fungsi pengemasan pada bahan pangan adalah :
  1. Mewadahi produk selama distribusi dari produsen hingga kekonsumen, agar produk tidak tercecer, terutama untuk cairan, pasta atau butiran
2.      Melindungi dan mengawetkan produk, seperti melindungi dari sinar ultraviolet, panas, kelembaban udara, oksigen, benturan, kontaminasi dari kotoran dan mikroba yang dapat merusak dan menurunkan mutu produk.
3.   Sebagai identitas produk, dalam hal ini kemasan dapat digunakan sebagai alat komunikasi dan informasi kepada konsumen melalui label yang terdapat pada kemasan.
4. Meningkatkan efisiensi, misalnya : memudahkan penghitungan, memudahkan pengiriman dan penyimpanan.
 5. Melindungi pengaruh buruk dari luar, Melindungi pengaruh buruk dari produk di dalamnya, misalnya jika produk yang dikemas berupa produk yang berbau tajam, atau produk berbahaya seperti air keras, gas beracun dan produk yang dapat menularkan warna, maka dengan mengemas produk ini dapat melindungi produk-produk lain di sekitarnya.
6. Memperluas pemakaian dan pemasaran produk, misalnya penjualan kecap dan syrup
mengalami peningkatan sebagai akibat dari penggunaan kemasan botol plastik.
7. Menambah daya tarik calon pembeli
8. Sarana informasi dan iklan
       9. Memberi kenyamanan bagi pemakai.

Berdasarkan bahan dasar pembuatannya maka jenis kemasan pangan yang tersedia saat ini adalah kemasan kertas, gelas, kaleng/logam, plastik dan kemasan komposit atau kemasan yang merupakan gabungan dari beberapa jenis bahan kemasan, misalnya gabungan antara kertas dan plastik atau plastik, kertas dan logam. Masing-masing jenis bahan kemasan ini mempunyai karakteristik tersendiri, dan ini menjadi dasar untuk pemilihan jenis kemasan yang sesuai untuk produk pangan.

0 comments:

Posting Komentar

teman-temanku, menulis adalah kolaborasi antara hati dan pikiran kita, tulislah saran, kritik, uneg2, atau sekedar tanggapan kalian.

well, siapapun kalian,
terimakasih untuk meninggalkan jejak langkah disini, :)