Senin, 07 Juni 2010

Imperia

Novel perdana Akmal Nasery Basral, wartawan majalah Tempo. Diterbitkan oleh AKOER pada tahun 2005. Judulnya diambil dari patung wanita abad pertengahan: Imperia. Patung ini setinggi 7-8 meter dan diletakkan di dekat danau bonanza di kota kecil konstansz, Jerman. Petung ini bukanlah patung pahlawan, patung pemimpin negeri atau patung orang terkemuka, melainkan patung seorang pelacur Italia yang hidup di abad 14.  Mungkin bisa diangap sebagai patung orang "berpengaruh" tergantung dari sisi mana kita melihat "pengaruh" itu.


Imperia, Jika dilihat dari mahkota di kepalanya, dia nampak sangat anggun, tapi dari leher ke bawah dia terlihat sangat sensual. Kedua tangan imperia menengadah menghadap langit. Di telapak  tangan kanan ia menggenggam Raja Sisigmund dan telapak tangan kiri menggenggam Paus Martinus V. yang satu mewakili agama, yang satu mewakili negara. Dua hal yang bisa menaklukkan dunia!

Lantas apakah judul novel ini mewakili keseluruhan cerita?

Melanie Capricia (MC) adalah salah satu tokoh penting di novel ini. Dia adalah penyanyi, sang Diva Indonesia. Karirnya sedang berada di atas awan,  melejit dengan pesat, pastinya dengan bantuan media massa yang telah mem "blow-up" dirinya. Ia mempunyai keluarga, Mahendra, suami yang juga komposer lagu-lagunya, dan tiga orang anak yang masih dalam masa perkembangan. Berawal dari dunia glamor entertainment, tema perselingkuhan menjadi menarik sebagai salah satu inti cerita.  MC  menjalin affair dengan Jenderal Pur, pria separuh baya yang lebih pantas menajdi ayahnya. Jenderal Pur adalah tokoh militer yang sangat berpengaruh yang juga seorang pengusaha kelasa kakap.

Kita bisa melihat bahwa penulis berharap Imperia diwakili oleh tokoh MC. Disini tersirat bahwa MC menggenggam dunia dengan duaa kekuatan, Media dan orang yang berpengaruh. Meskipun media tidak bisa disejajarkan dengan agama (Paus Martinus V). Tapi anehnya, di akhir cerita justru kesan Imperia yang ditonjolkan oleh MC malah memudar, karena adanya konspirasi dari orang-orang dekatnya.
***

Di awal membaca novel ini, pembaca akan dibawa pada nuansa drama thriller, pembunuhan seorang pengacara muda yang flamboyan, Rangga Tohjaya. Pembunuhan dilakukan oleh pembunuh bayaran dengan sangat kejam. Mayatnya diletakkan di tempat yang tidak terlalu sepi dan tidak terlalu ramai di daerah Sukabumi, sengaja digeletakkan agar ditemukan oleh massa. Pengacara muda ini dulunya hidup dengan gayanya yang sangat royal, mungkin karena terbiasa hidup di lingkungan para artis karena semasa hidupnya, dia biasa menjadi pengacara selebritis dan pernah menjadi pengacara MC. Empat tahun sebelum pembunuhan terjadi.

Alur cerita pada novel ini tidak tersruktur, cukup variatif, bolak-balik (aku tidak tahu istilah tepatnya di dunia literasi, hehehe). Secara cepat dan terpisah, cerita beralih ke seorang jurnalis muda, Wikan Larasati yang baru saja diterima majalah mingguan ibukota, Dimensi. Fresh graduated dari FISIP UI dengan predikat Cumlaude dan mempunyai kemampuan Extra Sensory Perception seperti telepati, psikokinesis, prekognisi dan clairvoyance.
Di awal karirnya, dia mendapat tugas untuk meliput konfernsi pers launching album kelima Sang Diva. Tanpa diduga di awal liputannya, dia mendapat kesempatan untuk mewancarai Sang Diva secara lebih private dan eksklusif, hanya berdua. Sayangnya, MC menginginkan perbincangan mereka off the record. MC lebih mendominasi percakapan, gayanya yang sanguinis membuat Wikan -tanpa disadari-  hanya menjadi pendengar setia. Wikan tidak mendapat info apapun dari perbincangan mereka, namun perbincangan inilah yang nantinya akan melibatkan Wikan dalam investigasi pembunuhan pengacara muda Rangga Tohjaya sampai ke konstanz.

Dari beberapa bukti yang diperoleh, mengarahkannya bahwa MC mungkin terlibat dalam pembunuhan ini. Suami MC  sempat diwawancarai oleh wartawan dari koran lain, tapi nihil, tidak ada berita apapun yang bisa dikorek darinya. Beberapa kabar menyatakan bahwa MC terbang ke Eropa, tepatnya ke konstanz. Di kota inilah semua kebenaran terkuak.

Cerita mengalir dengan gaya bahasa yang ngepop. Sayangnya, dari awal sebenarnya kisah ini sudah bisa ditebak (dibuktikan bahwa tebakanku tentang si pembunuh benar!). Selain itu, ending yang cukup mendadak dan mengagetkan terkesan dibuat-buat untuk segera mengakhiri cerita. Tokoh Wikan yang diseting sebagai detektif pun juga kurang dieksplor kemampuannya dan pemecahan masalah juga bukan karena kemampuan Wikan! Novel ini juga kaya dengan pengetahuan baru, bisa dikatakan novel ini sarat dengan referensi. Disayangkan lagi justru referensi-referensi ini agak membiaskan cerita karena tidak mendukung jalannya cerita dan dianggap tidak perlu dihadirkan. Terlepas dari itu, Penulis mampu mengajak pembaca terus membuka lembar demi lembar novel ini. Latar belakang penulis sebagai wartawan Tempo juga membuat novel ini cukup hidup ketika menceritakan detail dunia redaksi.
***
Well, untuk memperkaya diri, tak ada salahnya membaca novel ini teman. Oa, membaca tokoh MC mengingatkan aku dengan salah satu diva kita, KD (hushh.. ini rahasia, hehehe...). Sekedar memirip-miripkan...

47 komentar:

  1. izin pertamax..

    bisa dijadikan alternatif bacaan nih novel.. makasih udah share ya..

    BalasHapus
  2. Moga sempet membelinya dan membacanya.

    BalasHapus
  3. Review novel Imperia yang Bagus. :-)

    BalasHapus
  4. sepertinya menarik yah ^^
    thx 4 share

    BalasHapus
  5. Wah... kayak nya seru
    aku suka thriller
    dengan alur maju mundur...
    ^-^

    Penyanyi dan diva
    mengingatkanku
    dengan film TAKEN
    yang keren banget
    dari perancis
    ^-^

    hmm,,,,
    pengen tahu deh
    pengen lihat bukunya deh
    hhehehe
    ^-^
    nice prepiu
    gud gud morning

    BalasHapus
  6. MATAKU KEBETULAN LAGI SAKIT-SAKITAN, JADI NGGAK BISA BACA NOPEL. ^_^

    BalasHapus
  7. Wah, review bukunya mantap nih..! Mampu mengupas dg sangat baik sebuah buku. Salut ya..

    BalasHapus
  8. Jadi pengen baca novelnya mbak... :D

    BalasHapus
  9. sang Diva menjalin affair? koq mirip diva yang baru cerai itu ya?

    BalasHapus
  10. Pertamxx nggak ya...(jadi ragu nich...)
    Mirip ma semboyan blog ini yah...

    BalasHapus
  11. info novel yang menarik kawan....

    BalasHapus
  12. masuk list daftar bacaan, tinggal mikir gmn dpet uang bwat belina kwkwkkwkkw

    BalasHapus
  13. ikutan ber komentar ach biar ada link balik
    terima kasih

    BalasHapus
  14. keren nich novelnya...
    thxz sharenya..
    bisa buat refrensi ney...
    hehehe.. ;D

    BalasHapus
  15. Boleh nich Novelnya??
    Ada yang sudah punya pinjem dunk

    BalasHapus
  16. ohh yah
    ada preview sex and the city
    yang ternyata juga ada jilbab en cadar
    kan syutingnya
    di abu dhabi ^-^

    BalasHapus
  17. Wah seperti na kudu beli bwt baca2 ni..thnxs dh share

    BalasHapus
  18. terima kasih atas share noveLnya.
    ----------------
    INFO: ada sedikit review dengan tuLisannya Mbak Naila, mohon dicek. semoga agak-agak nyambung yah.

    BalasHapus
  19. kayaknya bagus ya say novelnya ^___^V

    oh iya ak masih utang pajang awardnya
    hehehe *nyengir* next posting ya
    lg meni riweuh dikntor :p

    BalasHapus
  20. Waaahh...referensi novel ya...udah lama blm baca :( yg nulis siapa?

    BalasHapus
  21. berkunjung di pagi hari
    mencari info terbartu
    dari blog ini
    terima kasih

    BalasHapus
  22. Lapor neng Naila
    awardnya dah aku pajang ^___^

    nuhun nya neng :D

    BalasHapus
  23. Sepertinya bagus tuh novelnya.......

    BalasHapus
  24. langsung ke toko buku aja deh kalo gt..:)

    BalasHapus
  25. sungguh inspiratif. jd gak sabaran neh pengen baca.
    Thanks sharenya, salam peace :)

    BalasHapus
  26. wahaha9, iya, aku juga langsung kepikiran ke artis yang itu pas baca awalnya :p

    BalasHapus
  27. sepertinya menarik nih..
    ada versi digital nya ga...

    salam kenal aja dah..

    BalasHapus
  28. mengunjungi kembali dunia naila dan imperianya :)

    semangat pagi sobat..

    BalasHapus
  29. Kenapa aending novel jadi seperti itu, bisa jadi ada beberapa sebab, yang pertama target waktu si penulis yang sudah deadline, atau bisa jadi mood sang penulis buntu dan pengen segera selesaikan.

    Tapi ini sah sah saja, dan inilah warna penulis
    siapapun tak akan pungkiri hal ini

    Kurasa itu saja ya De...

    salam - Satrio

    BalasHapus
  30. welehh kayanya eyke yg notabene nak hukum wajib baca nie noevel..thx y nay udah ngasih tw ada buku menarik..
    tapi takut g sempet baca nie,abis udah pusing sm tugas kuliah,,hueexxx XD

    BalasHapus
  31. bisa jadi referensi buat baca novel ....

    BalasHapus
  32. Trims banget atas resensinya, memberikan gambaran yang cukup menggugah minat baca kita... semoga segera ada kesempatan untuk memegannya!

    BalasHapus
  33. Salam blogger..
    sukses selalu ya...

    BalasHapus
  34. Malam mbak Naila....
    Berkunjung.. :-)

    BalasHapus
  35. we la kok pakai rahasia segala apa inyong ngga boleh tahu ya

    BalasHapus
  36. weh... keknya dah puas baca reviewnya aja neh. hehehe.... :)

    BalasHapus
  37. tulisan menarik... resensi novel? Salam kenal.

    BalasHapus
  38. Kayaknya novel bagus, ada nggak ya diperpustakaan? MUdah2an ada... thanks infornya.

    BalasHapus
  39. thanks infonya...pernah baca si akmal mah...

    BalasHapus
  40. kagak ngarti,, bahasanya mah tingkat tinggi

    BalasHapus
  41. wew bagus juga reviewnya. tar dicari deh
    anyway coba baca novel judulnya D.i.A cinta dan dsang president. penulisnya juga seorang wartawan, setingganya indonesia, prancis, malaysia. kerennnn gak tebal kok cuma 999 halaman, hahahahhahhh

    BalasHapus
  42. Keknya bagus novelnya...
    Thank's ya infonya...

    BalasHapus

teman-temanku, menulis adalah kolaborasi antara hati dan pikiran kita, tulislah saran, kritik, uneg2, atau sekedar tanggapan kalian.

well, siapapun kalian,
terimakasih untuk meninggalkan jejak langkah disini, :)