Senin, 14 Juni 2010

mimpiku luruh bersama hujan


ragu menerkamku ke perut bumi
mengalirkan gairah resah
yang merasuk dan meraja
mengaburkan mimpi yang sempat kurenda
aku pun tak kuasa mengahalaunya
dan mimpi itu mulai memudar
luruh bersama hujan 

saat reda
pelangi tak juga menyapa
hanya ada langit yang berjelaga
apakah mimpiku menggantung disana?

memang ada banyak sketsa mimpi
bergelayut manja 
tapi tak kudapati satupun milikku

lama aku mencari
mengais serpihan yang tersisa
kini kusadari
mimpiku terbang bersama camar
dan tak pernah kembali
----------------------------------------------- 


26 komentar:

  1. Eysa merasakan kesedihan di pusi ini... hiks
    yang tabah ya..

    BalasHapus
  2. tentu pelangi2 nantinya akan muncul kembali
    bersabarlah...

    BalasHapus
  3. Coba kau cari sekali lagi
    mimpi itu masih betah bersama pelangi
    rinai hujan masih menyimpan mimpi, sebanyak kenangan yang kau punyai

    BalasHapus
  4. Foto pelanginya keren sekali...! Cantik banget pokoknya.

    BalasHapus
  5. Semoga mimpiku masih ada disini menemaniku.... dan tak terbang pergi meninggalkan aku.

    BalasHapus
  6. Naila,
    Ketika keraguan itu hadir pada dirimu, apa yang kau dapatkan De... ??
    Hanya keresahan demi keresahan khan...
    Itupun terkadang kaburkan bentuk logika juga realita.

    Ade,
    Kalopun mimpi mimpi itu hadir diantara hujan dan birunya asa-mu, biarkan ... jangan kau tahan atau tolak. Biar dia mengalir hingga kerelung sukmamu temani kegelisahannmu, smoga itu bisa sedikit menghibur diantara keletihan yang ada.

    Kulihat sore itu pada tirai jendelaku
    dirimu tampak amati pelangi dari kamarmu
    Hm, jelas banget kegalauan lingkupi raut kuyu wajahmu.

    De...
    Kalopun 'Pelangi' itu kian pudar De....
    tak usahlah risau atau gelisah
    Kesemuanya akan berjalan sesuai kodrat Allah

    Rasanya tak bijak bila kau gantungkan asa
    dan terus mengkondisikan ini pada hal-hal yang semu.

    Kuingatkan, bukankah 'rotasi alam' yang telah Allah tentukan akan berlaku pada setiap ciptaan - NYA ??
    Bukan kah semuanya ada awal juga akhir ?

    Tugas kita hanya jalani dengan penuh makna, tiap karunia yang Allah berikan pada kita.
    Aku yakin, nanti ... bersama waktu yang ada
    diantara bertambahnya usiamu juga pembelajaran Allah, cintamu pun akan semakin indah juga penuh makna.

    Percayalah Allah sayang padamu.

    Salam - Satrio

    BalasHapus
  7. ngomongin mimpi
    jd inget tadi malem mimpi seremm >,< gara2 lupa baca doa tidur :p

    BalasHapus
  8. met pagi,,,
    puisi yang subhanallah

    BalasHapus
  9. mimpi bersama hujan? mimpi basah donk! hehe..

    selamat pagi Naila.. nama kamu Naysila Mirdad kah?

    BalasHapus
  10. Setelah perginya mimpimu...
    buat lagi aja mimpi2 yang jauh lebih tinggi dari yang sudah pergi itu....

    cz, mimpi punya 1 keistimewaan... dia gratis..
    ^_^ nice poem...

    salam kenal...
    ^_^

    BalasHapus
  11. hmmm, lagi mellow kah?
    semangat, neng...
    hayuk, masih banyak mimpi yang lain....

    BalasHapus
  12. jangan bersedih
    keep smile
    kalo hujan enaknya emang tidur seeeh

    BalasHapus
  13. masih ada mimpi yg lain kan???ayo kejar...

    BalasHapus
  14. biarkan mimpi itu pergi, usah di sesali dan jangan di tangisi semua telah terjadi. Persiapkan diri untuk menghadapi hidup yang nyata

    BalasHapus
  15. Ada nuansa pelangi disini...
    nice poem..

    salam kenal,
    ku follow, berkenan follow balik...
    LS

    BalasHapus
  16. wow komennya obrolan bloger.com panjang banget..

    BalasHapus
  17. iya si obrolan puanjang banget komen,hehe

    BalasHapus
  18. @semuanya: makasih...
    semuanya udah kembali seperti semula kuk, biasa pasang surut semangat, mungkin kemarin emang saatnya untuk meng-upgrade, ^_^

    BalasHapus
  19. selalu salut dan kagum pada mereka yg bisa dengan mudahnya membuat puisi, kedalaman maknya itu lohh yg bikin indah..
    makanya sy ga pernah berani menginterpretasi makna sebuah puisi, takut salah :D
    met malam..

    BalasHapus
  20. semoga pelangi itu cepat muncul. mungkin suatu hari nanti ^^

    BalasHapus
  21. Mungkin hujan itu belum benar-benar reda
    hingga tak sehelaipun pelangi kau temui di sana
    maka hendaklah kau tetap menanti
    karena takkan kau temui pelangi
    sebelum rinai terakhir benar-benar pergi
    lam knal yag...

    BalasHapus

teman-temanku, menulis adalah kolaborasi antara hati dan pikiran kita, tulislah saran, kritik, uneg2, atau sekedar tanggapan kalian.

well, siapapun kalian,
terimakasih untuk meninggalkan jejak langkah disini, :)