Senin, 25 April 2011

Ungkapan Rasa Tanpa Kata



Sosok itu terisak dalam goresan luka. Sedu sedannya menyayat. Aku tak pernah sanggup melihatnya menangis. Dengan lembut kuelus rambut hitamnya yang terurai dengan indah. Tak ada sepatah kata pun yang terucap, senyap.  Isakannya menjadi denting luka yang memantul-mantul di hatiku.

Perlahan dia menghentikan isaknya dan dengan lembut memelukku. Pelukannya masih hangat, seperti dulu.
 
“Semuanya sudah berakhir” lirihnya berbisik, kembali terisak.

Aku menatap matanya dengan tenang. Dalam diam kucoba menegarkannnya.

“Bahkan dalam tangis pun kamu tetap nampak tegar” gumamku dalam hati.

“Aku gagal.” ia tergeragap merangkai kata-kata itu.

Sabtu, 02 April 2011

Lady Dy Conspiracy dan Knight Templar: Knight of Christ


Kesan dari judulnya mau  review buku ya?
bukan teman, aku hanya ingin bercerita perihal bertemunya aku dengan buku ini.

beberapa minggu yang lalu, di kota tempatku tinggal: Malang, ada pameran buku Islamic Book Fair di Skodam Brawijaya. Sayangnya aku baru punya waktu di hari terakhir bazar tersebut, itu pun jam 2 siang  baru tiba di lokasi. Jadi aku hanya punya waktu 1 jam untuk berkeliling, karena jam 3 harus sudah buka warung baruku.

Sesampai di lokasi, dengan semangat pejuang '45, aku segera berkeliling dari stan ke stan. meskipun judulnya Islamic Book Fair tapi ada bermacam-macam stan disana, mulai dari stan baju-baju muslim, kerudung, pernak-pernik jilbab, aneka parfum tanpa alkohol, cd-cd murotal, cd game untuk anak-anak dan pastinya stan buku.