Rabu, 16 Februari 2011

B.U.N.T.U

buntu bukanlah buntut, karena ia tertulis tanpa "T"
buntu juga bukan buntung karena ia tertulis tanpa "Ng"
buntu adalah satu kata yang saat ini paling tak kusukai, alasannya???

ah, terlalu banyak alasan untuk tidak menyukai kata buntu.
coba bayangkan jika kita sedang mencari sebuah alamat atau sekedar jalan-jalan dan ternyata jalan yang kita lalui adalah jalan buntu, pastinya kita akan sedih, kecewa atau bahkan marah. Banyak reaksi yang bisa muncul, entah mengumpat "jan*uk, sh*t, an*rit, dll." Ada yang lebih sopan dengan sekedar mengelus dada atau bahkan menyebut asmaNya  "ya Allah, buntu rek".  ada pula yang histeris dengan menjerit sekeras-kerasnya untuk melampiaskan kekesalannya karena menemui jalan buntu.

lantas apa reaksiku ketika menemui jalan buntu???
mudah saja kalau memang jalan itu dalam artian sesungguhnya, tinggal putar balik dan mencari jalan lain untuk mencapai tujuan kita. masalahnya jika jalan buntu itu adalah jalan dalam arti kiasan, seperti buntu ketika rapat redaksi, buntu saat rapat program kerja, buntu ketika semua pemateri yang kita rencanakan gagal kita undang, buntu ketika mengerjakan soal fisika, dll. buntu yang aku rasakan saat ini adalah buntu dalam arti kiasan.hhhhhh..........

b.u.n.t.u.
tak ada ide untuk menulis, baik sekedar menulis cerita maupun puisi di blogku .
inspirasiku tak kunjung muncul, tak ada karya yang bisa aku hasilkan.
cukup lama merenung pun, inspirasi tak juga mendekatiku.
apa karena aku terlalu lama tak bersentuhan dengan pena untuk sekedar menulis cerita?
apa karena aku terlalu lama mengabaikan buku-buku cerita yang seharusnya kubaca, dan hanya menjadi hiasan meja??
atau karena aku terlalu sering menekuri textbook  untuk bahan tugas akhirku, jadi yang muncul di otakku adalah deretan kata "es krim, melting rate, tekstur, panelis, freezer"
atau karena akhir-akhir ini aku terlalu sering mengikuti sinetron bersama teman-teman kosku, jadi yang muncul di otakku adalah  rangkaian kata zahira, amira, prabu wiajaya?? :D

yah, buntu yang menyebalkan...
harga sebuah inspirasi ternyata sangat mahal,^^
beruntunglah orang-orang yang mempunyai inspirasi tak bertepi.

karena buntu,
jadi hanya tulisan singkat dan sedikit aneh bahkan tak penting ini yang bisa aku persembahkan untuk duniaku . :)

13 komentar:

  1. Semoga setelah ini gak buntu lagi deh. oya, ternyata sekarang dah nyusun TA ya?

    BalasHapus
  2. eh, yang atas tuh harusnya tanpa T.. soalnya kalo tanpa N jadi BUTU. hehehe
    #korektor bahasa

    Setidaknya, dalam kebuntuan dapat menghasilkan satu tulisan to? >.<

    BalasHapus
  3. ayo yang rajin nulisnya donk...jangan malas2. Nanti gimana mau ngerubah dunia kalau malas.... hehehehe...kunjungan balik...thx udah mampir di blog...tukeran link aja...mau??

    BalasHapus
  4. Pagi...
    Sudah lama ya gak buat postingan lagi, sibuk ya..
    oh ya jangan lupa ya ambil award di sini http://barbiedini.blogspot.com/2011/02/award-untuk-sahabat.html

    BalasHapus
  5. Maaf, mau koreksi sedikit

    buntu bukanlah buntut, karena ia tertulis tanpa "N" semestinya "T" mungkin. Hehehe...

    BalasHapus
  6. lha itu ada tulisan meskipun katanya buntu. hehee

    BalasHapus
  7. @Sang Cerpenis bercerita: hehehe, yups.. sekedar iseng biar dunianaila sedikit ada warna,^^

    @Abi Sabila dan Gaphe: yups, makasih untuk koreksinya, dah diperbaiki,

    @IbuDini: y mb, bukan sibuk, sok sibuk lebih tepatnya, oyi, habis ini segera ke TKP

    @TUKANG CoLoNG: Be E T U L, hehehe..

    @NECKY: hmmm, bisa aja... y, dah lama gak nulis, semoga setelah ini bisa lebih intens lagi,^^

    @the others...: amin, moga bisa lebih banyak berkarya,
    iya mb, tinggal ujian komprehensif, doanya y, setelah ini masuk ke dunia yang lebih realistis, moga aja gak membunuh idelaisme yang pernah tumbuh,^^

    BalasHapus
  8. @necky: ok kalo mau tukeran link,^^

    BalasHapus
  9. buntu bukan berarti tak mampu

    buntu mungkin juga inspirasi untuk terus melangkah maju tanpa ragu

    ;D

    BalasHapus
  10. kadang buntu menjadi bagian dari pengingat buat kita untuk instrospeksi. adakah yang salah dalam memulai sehingga bertemu dengan jalan buntu? buntu juga bukanlah akhir, bisa jadi ia adalah awal untuk mencari jalan lain....salam kenal.

    BalasHapus
  11. buntu itu juga merupakan cerita,,,, karena bagian dari sejarah waktu yang terpakai kan ^^

    BalasHapus
  12. dan semoga kamu cepat cerah kembali menemukan jalan ceriamu berbagi lagi dnegan dunia...

    kangen kamu lho.... kangen sekali curcol ^^

    BalasHapus

teman-temanku, menulis adalah kolaborasi antara hati dan pikiran kita, tulislah saran, kritik, uneg2, atau sekedar tanggapan kalian.

well, siapapun kalian,
terimakasih untuk meninggalkan jejak langkah disini, :)