Kamis, 17 Januari 2019

Ten Years Challenge


Bukannya latah, hanya sedang mengenang kembali semoga bisa lebih bersyukur lagi dan lagi.


10 tahun lalu (Atau 9 atau 8 ya, sekitar itu)

Adalah salah satu masa teraktif saya dalam dunia penulisan ilmiah. Saat lagi gencar-gencarnya menulis PKM dan mengikuti beberapa lomba karya tulis ilmiah. Motivasi tertinggi waktu itu sebagai bentuk aktualisasi diri dan membawa nama baik ARSC. Agritech Reseach and Study Club. UKM saya bernaung, belajar dan berbagi yang sampai sekarang jaketnya masih kadang saya pakai. Bonus lain yang menyusul adalah pundi-pundi rupiah yang tak saya pungkiri, membuat saya makin semangat.

Senin, 14 Januari 2019

Biografi Ilmuwan Muslim Al-Razi



Hari ini sebenarnya buku yang Agha baca beraneka macam. Alhamdulillah hampir tiap hari ia dengan sendirinya minta dibacakan buku atau didongengkan sebuah kisah. Dan kebiasaan baiknya ini menular ke adek Affan. Yap, melalui teladan. Meski belum lancar berbicara, tapi ia sudah berkomunikasi minta dibacakan buku.

Balik lagi ke Agha, ada yang menarik kali ini. Saat dia bangun dari tidur siang, aku sedang membca majalah. Sebenarnya majalah lama milik Om nya Agha, Om Akhsan, yang belum sempat kubaca. Nama majalah tersebut adalah El-waha, majalah Pondok Pesantren Alhikmah Brebes. Majalah yang kubaca saat itu majalah edisi tahun 2013. Agha keluar kamar dan menggelendot manja untuk selanjutnya merebah di sampingku. Ia bertanya buku apa yang kubaca. Kujelaskan kalau aku membaca majalah, bukan buku. Karena Agha tidak berkomentar lagi, aku berinisiatif untuk membaca dengan nyaring. Lama tak ada tanggapan, aku pun menghentikan bacaan.

Cara Orang tua Menyikapi Perselisihan Anak



Ada yang punya anak dengan jarak rapat? Tentu punya pengalaman saat mereka berebut sesuatu. Entah itu mainan, buku, gendong, kursi bahkan perhatian. Sebagai orang tua kita mesti bijak saat menyikapi hal ini, jangan sampai karena salah bertindak lantas muncul kecemburuan yang menyakiti hati salah satu diantara mereka.

Sangat berbahaya jika sakit hati muncul dalam pengasuhan anak-anak. Apalagi sampai berbuah dendam. Bisa jadi akan memunculkan sibling rivalry di antara mereka. Takutnya rasa tersebut akan terbawa terus sampai mereka dewasa. Pernah dengar sesama saudara memperebutkan satu gadis yang sama untuk dipacari? Bisa jadi ini kegagalan pengasuhan yang menimbulkan sibling rivalry dan terpelihara hingga dewasa. Apapun dikompetisikan. Dan ngerinya kalau sudah di level kompetisi tidak sehat. Padahal hidup akan jauh lebih indah jika kita saling berkolaborasi dan bersinergi untuk menggapai ridho Allah.

Jumat, 11 Januari 2019

Menstimulasi Anak Suka Membaca



Alhamdulillah di tengah padatnya aktivitas, masih bisa mengikuti tantangan kuliah bunsay iip. Tema kali ini sangat asik dan menarik, Menstimulasi Anak Suka Membaca.

Membaca, adalah salah satu perintah yang tertuang dalam Alquran bahkan menjadi ayat yang pertama turun kepada Nabi Muhammad. Allah pasti punya maksud dan tujuan kenapa ayat pertamanya adalah "iqra". Agar kita ummatnya selalu mau membaca.

Tentunya sebagai muslim, kita wajib dan harus mengikuti perintah itu. Sayangnya minat baca masyarakat kita sangat memprihatinkan. Dari portal berita kompas mengabarkan bahwa, berdasarkan studi "Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Miris bukan?

Minggu, 06 Januari 2019

Agrowisata Bhakti Alam Pasuruan




Ssst, ini bukan liburan tgl 25 Des kemaren atau liburan akhir tahun. Ini liburan beberapa minggu yang lalu saat mudik dan silaturrahim ke mertua di Pasuruan. Tak ada niat sedikitpun untuk mampir ke tempat wisata, tapi karena waktu itu tiket kereta untuk balik ke Pekalongan habis,  kami berniat membeli tiket bis ke agen yang jaraknya cukup jauh. Tak dinyana, ayahnya duo sholih mengajak kami mlipir untuk sejenak menikmati wisata agro.

Kamis, 29 November 2018

Memahami Gaya Belajar Anak



Alhamdulillah, tak terasa perjalanan kami di kelas bunsay sudah sampai pada materi ke-4. Tema yang diangkat kali ini adalah Gaya Belajar Anak. Tujuannya agar kami, para ibu memahami gaya belajar anak sehingga bisa mendampingi dengan benar. Anak-anak pun bisa belajar dan menyerap tiap hal dengan lebih optimal.

Lantas apa sih gaya belajar?

Dari beberapa materi baik dari kelas bunsay maupun hasil gugling, dapat disimpulkan bahwa gaya belajar adalah cara yang paling efektif bagi tiap individu untuk menyerap, mengolah dan memahami tiap informasi/ilmu yang masuk. Jika dulu, di sekolah para siswa yang harus mengikuti, manut, dan menyesuaikan diri dengan gaya guru mengajar, kini sudah seharusnya para guru lah yang mencari tahu gaya belajar paling efektif untuk tiap anak didiknya. Nah, karena orangtua adalah pendidik utama putra-putrinya, sudah sepatutnya para orangtua memahami gaya belajar mereka.

Bermain terencana atau spontan??

Jaman  masih kerja (sekarang cuti hamil), aku seringkali membuat rencana bermain untuk anak terutama saat weekend. Tujuannya agar lebih te...