Minggu, 10 Februari 2019

Belajar Rasa Bermain



Agenda bermain duo sholih kali ini mengalir. Spontan dan menyesuaikan keadaan. Tak ada perencanaan. Hanya saja memang tetap sesuai tema besar minggun ini, Matematika. Semampunya kami arahkan ke konsep matematis logis.

Bundanya tidak menyiapkan apapun. Bukan karena malas, tapi karena agak-agak hectic. Hari ini ada banyak tamu yang datang. Ndilalah Mbah Kung jadi Tuan Rumah acara rutin pengajian thoriqoh bulanan. Jadi sedari pagi sudah riweh

Sabtu, 09 Februari 2019

Resensi Buku Keluarga Penjelajah




Judul Buku : Keluarga Penjelajah
Penulis        : Fajar Widyastuti
Penerbit      : Mandiri Jaya
Cetakan       : Januari 2019
Jenis             : Catatan Perjalanan

Buku ini adalah karya solo perdana teman satu komunitas menulis yang digawangi oleh Mbak Festy. Saat pertama Open Pre Order di grup, membaca caption iklannya, tanpa pikir panjang saya langsung ikut mengisi daftar pembeli. Saya tertarik dengan cerita perjalanan Mbak Fajar yang berani menaklukkan diri sendiri untuk menjelajah alam bersama buah hati yang masih balita.

Jumat, 08 Februari 2019

Belajar berhitung dengan Ular Tangga


Di hari kedua tantangan game level 6 perkuliahan bunda sayang IIP, kami membuat ular tangga. Tujuannya masih sama, mengenalkan konsep matematika. Belajar berhitung. Memahami instruksi maju 6 langkah, dua langkah, tiga langkah atau bahkah hanya satu langkah.

Kami membuat mainan ini dengan kertas bekas kalender. Sengaja memanfaatkan apa yang masih bisa dimanfaatkan. Selain lebih murah, juga karena dengan menggunakan barang bekas bisa meminimalkan sampah.

Nah kertas kalender yang kami pilih lumayan tebal. Jauh lebih tebal dibanding kertas karton. Jadi bisa lebih kokoh untuk membuat mainan.

Kamis, 07 Februari 2019

Stimulasi Matematika Logis Anak



Matematika. Apa yang muncul di benak kita mendengar kata satu ini? Deretan angka? Sin cos tan? Rumus phitagoras? Atau berbagai bentuk bangun ruang dan cara menghitung volume dan luasnya?

Seringkali yang kita pahami tentang matematika hanyalah seputar angka dan perhitungan yang susah dipecahkan.  Tentang berapa nilai X atau nilai Y. Padahal matematika bukan hanya tentang angka. Matematika juga tentang pola pikir, penalaran dan pengolahan logika. Dan tiap anak sudah terinstal / dibekali dengan kemampuan matematis logis. Hanya saja dengan kadar yang berbeda-beda. Menurut Howard Gardner, ilmuwan yang menyetuskan konsep kecerdasan majemuk / multiple intelegince, kecerdasan matematis logis merupakan kemampuan penalaran ilmiah, perhitungan secara matematis, berpikir logis, penalaran induktif / deduktif, dan ketajaman pola abstrak serat hubungan satu sama lain.

Kamis, 17 Januari 2019

Ten Years Challenge


Bukannya latah, hanya sedang mengenang kembali semoga bisa lebih bersyukur lagi dan lagi.


10 tahun lalu (Atau 9 atau 8 ya, sekitar itu)

Adalah salah satu masa teraktif saya dalam dunia penulisan ilmiah. Saat lagi gencar-gencarnya menulis PKM dan mengikuti beberapa lomba karya tulis ilmiah. Motivasi tertinggi waktu itu sebagai bentuk aktualisasi diri dan membawa nama baik ARSC. Agritech Reseach and Study Club. UKM saya bernaung, belajar dan berbagi yang sampai sekarang jaketnya masih kadang saya pakai. Bonus lain yang menyusul adalah pundi-pundi rupiah yang tak saya pungkiri, membuat saya makin semangat.

Senin, 14 Januari 2019

Biografi Ilmuwan Muslim Al-Razi



Hari ini sebenarnya buku yang Agha baca beraneka macam. Alhamdulillah hampir tiap hari ia dengan sendirinya minta dibacakan buku atau didongengkan sebuah kisah. Dan kebiasaan baiknya ini menular ke adek Affan. Yap, melalui teladan. Meski belum lancar berbicara, tapi ia sudah berkomunikasi minta dibacakan buku.

Balik lagi ke Agha, ada yang menarik kali ini. Saat dia bangun dari tidur siang, aku sedang membca majalah. Sebenarnya majalah lama milik Om nya Agha, Om Akhsan, yang belum sempat kubaca. Nama majalah tersebut adalah El-waha, majalah Pondok Pesantren Alhikmah Brebes. Majalah yang kubaca saat itu majalah edisi tahun 2013. Agha keluar kamar dan menggelendot manja untuk selanjutnya merebah di sampingku. Ia bertanya buku apa yang kubaca. Kujelaskan kalau aku membaca majalah, bukan buku. Karena Agha tidak berkomentar lagi, aku berinisiatif untuk membaca dengan nyaring. Lama tak ada tanggapan, aku pun menghentikan bacaan.

Bermain terencana atau spontan??

Jaman  masih kerja (sekarang cuti hamil), aku seringkali membuat rencana bermain untuk anak terutama saat weekend. Tujuannya agar lebih te...