Sabtu, 10 April 2010

Negara Kelima (E.S Ito)


hampir dua minggu ngangur nentuin judul skripsi yang paling pas, tiap hari baca jurnal penelitian, browsing buat nyari ide, tapi tetap saj judul belum fix karena harus ganti lagi, sedikit menjenuhkan. untuk mengatasinya selingan novel adalah yang paling mujarab. berhubung lagi kere dan budget buat beli buku udah habis, jadi nggak mungkin kalau beli buku baru. perpustakaan!
aku menghampiri kamar Yeni, berada tepat di samping kamar kosku. aku minta tolong ke dia untuk meminjamkan novel di perpustakaan UIN, karena koleksi disana, baik buku referensi maupun novel jauh lebih update. perpustakaan UB?? ah bukunya rata-rata cetakan 80-an (bahkan aku belum lahir saat itu)
ada tiga Novel yaang Yenni pinjam, Negara Kelima adalah yang paling menarik diantaranya. karya anak bangsa E.S Ito.

biasanya sebelum membaca novel, aku sempatkan dulu membaca boigrafi penulis, tapi anehnya biografi penulisnya sangat ssederhana. biografi penulis tersederhana yang pernah aku baca. "Es Ito, lahir pada tahun seribu sembilan ratus delapan puluh satu. Ibunya seorang petani, bapaknya seorang pedagang." hanya itu yang tertulis di biografinya. so simple!
Negara kelima adalah novel sejarah Indonesia yang menghubungkan keberadaan Indonesia dengan Atlantis, terlepas dari percaya atau tidak bahwa nusantara (Indonesia) adalah Atlantis, novel ini cukup menarik. jalan ceritanya mengingatkan aku pada beberapa aksi kelompok separatis Indonesia bahkan sempat mengingatkan aku dengan aksi terorisme akhir-akhir ini. aku membayangkan jalan pikiran Nurdin M. Top dkk. yang mungkin sudah muak dengan kondisi Indonesia yang semakin terpuruk di usianya yang menua, sayangnya cara mereka tidak cukup baik untuk membuat sebuah perubahan yang baik.
Di novel ini jalan pikiran keparad (kelompok patriotik radikal) berlandaskan data historis bahwa nusantara dulunya adalah atlantis, negeri yang tenggelam. menurut mereka Indonesia bukan negara bekas jajahan tapi awal peradaban dunia. keparad berharap untuk membangun negara kelima di nusantara karena menurut mereka semangat Indonesia telah mati setelah berakhirnya kepemimpinan Soekarno-Hatta. rentetan pembunuhan berantai, kinerja polisi Timur Mangkuto mampu untuk sedikit merubah cara pandanganku ke polisi, hanya sedikit.
satu lagi yang menarik adalah pernyataan yang cukup kontroversial mengenai nenek moyang warga Minang. selama ini kita diajarkan bahwa Minang adalah keturunan Yunan, yang diyakini sebagai nenek moyang bangsa Indonesia. uniknya lagi Iskandar Zulkarnain yang menurut Tambo adalah leluhur warga Minang disamakan dengan Aleksander the great atau aleksander Agung. Minang keturunan Alkesander Agung??? mungkin pernyataan-pernyataan sejarah di novel ini harus dikaji ulang. yang jelas novel ini cukup menarik dan unik untuk dibaca.

4 komentar:

  1. saya juga salah satu penggemar berat E.S ito, negara kelima itu adalah novel keduanya...novel pertamanya "rahasia meede"....novel negara kelima ini sudah sampai cetakan ke2 lo, waktu aku beli aku dapat cetakan ke 2 nya......!
    kalo diangkat ke layar lebar mugkin akan jadi filem yang seru !!!!!!

    BalasHapus
  2. yups, keren sih, cuman kadang ada beberapa kata yang kurang baku, kaya laptop jadi labtop. gaya penulisnya terinspirasi ma Dan brown. dibikin layar lebar?? pasti tetep seruan novelnya, cz qt bisa berimajinasi sendiri dengan latar, tokoh, dll. lagian ya, aku sering kecewa ma novel2 yang dibikin film... tapi kalopun mpe dibuat film, pasti penggemar E.S ito juga pada apreciate...

    BalasHapus
  3. iya sih kalimatnya mirip novel terjemah...tapi itulah ciri khas !
    ngomong2 aku juga mulai belajar nulis cerita + novel kalo kamu mau baca bisa lewat blog q, aku sekarang cuma mau tahu bagaimana sih komentar orang2 ketika baca karya lu

    BalasHapus
  4. yups... mungkin, tapi baku dan nggak baku tuh bukan ciri khas.
    yuks, q udah maen+ninggalin komen kuk di blog kamu, :)

    BalasHapus

teman-temanku, menulis adalah kolaborasi antara hati dan pikiran kita, tulislah saran, kritik, uneg2, atau sekedar tanggapan kalian.

well, siapapun kalian,
terimakasih untuk meninggalkan jejak langkah disini, :)