Selasa, 25 Mei 2010

Aku, Polisi, dan Teroris

Jangan salah sangka dulu ya waktu baca judulnya. ini hanya coretan iseng karena kehabisan ide,^^

Bukan apa-apa, yang pasti bukan aku yang berurusan dengan polisi. huhuhu..
Aku hanya mengamati, apa yang terjadi sebenarnya.
Kemarin malam, iseng-iseng aku membunuh waktu di balkon, mengamati kendaraan yang melintas di depan kos. Saat melihat arah jam duabelas dari tempatku berdiri, ternyata ada kerumunan polisi. beribu pertanyaan muncul (alay mode on).

Mungkin ada operasi, itu yang terlintas di benakku. tapi agak sedikit janggal. Hampir empat tahun aku hidup di kos ini, dan selama itu pula aku belum pernah melihat operasi di depan kos, meskipun jalan raya depan kosku adalah jalan raya yang cukup padat di kotaku.

Tiba-tiba, teman kosku yang baru saja datang mengabari kalau ada banyak polisi dan hampir di setiap gang dijaga oleh sekelompok polisi.
"serius??" teriakku padanya. Dia manyun aku berteriak seperti itu. aku berteriak sebagai bukti ekspresi kagetku.^^
"Beneran mba, cek aja kalau nggak percaya." Dia memanggilku "mba" karena memang dia adik tingkatku.

Aku penasaran dan ingin membuktikan ucapan itu. Jadi aku segera mengganti baju dan berkostum. Mengajak Anisol, sahabatku keluar, menuju TKP.
Setelah keluar dan sedikit berjalan, aku baru sadar kalau ada polisi yang lumayan cakep, haghag.. bukan itu, maksudnya memang benar ada banyak polisi di tiap gang, bahkan di sepanjang jalan Sigura-gura,  Sumbersari dan Gajayana. waw great! what's going on???

aku mulai kalut dan panik, jangan-jangan ada teroris yang gentayangan di sekitar sini atau ada pengedar yang sedang diburu di lingkungan sini. itu praduga sementaraku tanpa data dan sumber. yang aku tahu ada polisi dan beberapa motor satria dihentikan dan diperiksa, dicocokkan antara STNK dan plat nomornya, diteliti "isi" yang mereka bawa dibalik sadel. mengapa cuma satria? aku mengerutkan dahi. apa mungkin teroris atau pengedarnya menggunakan motor itu. hiy, jangan-janga yang dibawa bom!!!
OMG, aku semakin panik dan paranoid. Ya Allah selamatkan aku dan teman-temanku, jangan biarkan bom itu meledak di lingkungan kami.

Karena dirundung kecemasan. aku putuskan untuk bertanya, jika memang benar pradugaku, setidaknya aku harus menyelamatkan diri dari bom itu karena aku belum merit *lho???*
aku bertanya, bukan ke pak polisi tapi ke beberapa pedagang di sekitar. Mengapa nggak ke polisi?? kan lebih valid!! mungkin itu pertanyaan kalian. Niat awalnya memang bertanya ke pak polisi, tapi polisinya ada di seberang jalan dan aku tidak suka menyeberang (lebih tepatnya takut menyeberang). Jadi cukuplah sekedar bertanya ke pedagang sekitar. Aku yakin meskipun mereka bukan Veni Rose (Silet) atau Cut Tari (Insert), tapi mereka juga doyan bergosip dan aku berharap mereka tahu apa yang terjadi sebenarnya!
Setelah bercakap-cakap agak lama dengan beberapa pedagang (Sok Kenal Sok Deket), aku tahu alasan polisi itu berkerumun. aku jadi tersipu-sipu malu. Aku terlalu paranoid, bukan teroris atau pengedar. tapi ada CURANMOR!!!! huhuhu... curian kendaraan bermotor. ahh, itu cerita lama yang entah kapan akan berakhir :(

Untuk para pemilik motor, harap parkir yang benar, gunakan kunci ganda, demi keamanan anda, hehehe..
*cerita nggak penting*

13 komentar:

  1. terimakasih mba' tipsnya, memang terkadang banyak orang yang melupakan hal ini ....

    BalasHapus
  2. TIPSNYA KEREN, BAGUS....

    BalasHapus
  3. akwkkwkwak lucu jugaa sist hhahha..
    dan tips yang bagus hehehe..

    BalasHapus
  4. selama masih ada manusia yang hidup curanmor gak akan hilang...:-)

    BalasHapus
  5. haduh pikiran langsung mikir bnyk hal yah kalo liat polisi pada ngumpul gt
    tp didaerah kampus/kos2an macem sumber sari n jln. gajayana sering trjadi curanmor

    BalasHapus
  6. tapi ceritanya bagus kok..;)

    BalasHapus
  7. memang di malang lagi banyak curanmor, lagi trend apa yah..?!

    maling sialan mampus aja lo

    BalasHapus
  8. aduh srem bgt curanmor,,@_@?
    aq hrs jagain bnr2 c beatQ tersayang @_@?

    With Love,

    |
    |
    V

    Miss Rinda - Personal Blog

    BalasHapus
  9. GRRRRRRR....

    curanmor kok jadi telenovela gini???

    dan aku pun TERTIPU MALU..!!!



    salam kenal juga,
    ternyata sang jambretnya ada disini. (kamu)

    i follow u,
    follow back nya di tunggu,, hehe..

    BalasHapus
  10. Asalamualaikum..kunjungan perdana,dan ingin mengabarkan kalau saya sudah follow back blog kk..terima kasih ...wasalamualaikum

    BalasHapus
  11. mksh y mbak tips ny,,,,
    hihihi..
    ceritanya,, lucu,,,

    BalasHapus
  12. skr curanmor udah ga jaman congkel2 kunci, tapi langsung diangkut ke mobil bak

    BalasHapus
  13. Jadi inget kunci motor ketinggalan pas parkir di mall, hehehe

    BalasHapus

teman-temanku, menulis adalah kolaborasi antara hati dan pikiran kita, tulislah saran, kritik, uneg2, atau sekedar tanggapan kalian.

well, siapapun kalian,
terimakasih untuk meninggalkan jejak langkah disini, :)